HTML

Cara Cepat Dan Mudah Belajar JavaScript Dasar Untuk Pemula

By

on

Postingan kali ini tentang tutorial JavaScript dasar untuk pemula. Artikel ini dibuat untuk para programing pemula dalam mempelajari dunia pemograman. Artikel ini berisi penjelasan singkat tentang javascript dan tutorial listing program awal .

JavaScript adalah salah satu bahasa pemograman web yang sangat pesat perkembangannya. JavaScript merupakan modifikasi dari bahasa C++ dengan pola penulisan yang lebih sederhana. Interpreter bahasa ini sudah disediakan asp ataupun internet explorer. Secara khusus beberapa hal yang penting dalam JavaScript adalah

  • Menggunakan blok awal “{“ dan blok akhir “}”
  • Automatic conversion dalam pengoperasian tipe data yang berbeda.
  • Sensitive case, sehingga programmer java harus ekstra hati-hati dalam menggunakan nama variabel, fungsi dan lain-lain.
  •  Extension umumnya menggunakan “*.js”
  • Setiap statement dapat diakhiri dengan sebagaimana halnya C++ tetapi dapat juga tidak.
  • Jika tidak didukung oleh browser versi lama, scriptnya dapat disembunyikan di antara tag “ <!—“dan”–>”
  • Jika program dalam satu baris terlalu panjang dapat disambung ke baris berikut dengan karakter “\”

Berikut ini contoh program dengan menampilkan pesan.

1a

Lihat Script

Berikut ini contoh program dengan menampilkan pesan dengan format html.

2a

Lihat Script

Peletakan Script

Script ini sebagaimana VBScript dapat diletakkan pada tiga lokasi yaitu section head seperti di bawah ini. Pada umumnya penempatan pada section head tidak akan dijalankan secara langsung oleh broker melainkan lewat proses aktivasi event terlebih dahulu. Dalam coptoh di bawah diaktivasi oleh event onload dari tag “<body>”
Atau section body seperti di bawah ini. Adapun secara umum program akan diaktivasi begitu suatu page dibaca.

3a

Lihat Script

Atau berupa external source seperti di bawah ini;

Lihat Script

Berikut ini script external yang diberi nama “alert.js” dan disimpan pada direktori yang sama dengan program “js_external.html”. Script ini tidak perlu menggunakan tag “<script>” lagi.

alert(“This event called with external source”)

Tipe Data

Tipe data pada JavaScript umumnya sama pada setiap raesin, hal ini diakibatkan desain awal java memang dikhususkan untuk bisa beijalan pada semua mesin.

Berikut ini adalah tabel tipe data JavaScript

PrimitiveSizeMinimumMaximumVersion
TypeType
Boolean1 bit--
Char16 bitUnicode 0Unicode 2E16-1
Byte8 bit-128127Versi 1.1 keatas
Short16 bit-2.0E-152.0E+15Versi 1.1 keatas
Int32 bit-2.0E-312.0E+31
Long64 bit j-2.0E-632.0E+63
Float32 bit ;IEEE754IEEE754
Double64 bitIEEE754IEEE754
void---Versi 1.1 keatas

Deklarasi Variabel dan Konstanta

  • Variabel harus dimulai dengan karakter.
  • Penamaan variabel satu kata.
  • Penamaan variabel harus sensitive case sehingga misalnya “vari” berbeda dengan “Van” dan berbeda dengan “VAR1”.
  • Panjang nama maksimal 255 karakter.
  • Dalam satu lingkup harus unik.
  • Dapat langsung diisi dengan nilai ketika pertama kali didekla- rasikan, misalnya var nama=”Cecep”.

Berikut ini listing program untuk membuat Variabel

6a

Lihat Script

Komentar

Komentar terdiri dari dua jenis sebagaimana berikut ini

7a

Lihat Script

Operator Aritmetik

Dalam penulisannya agak sedikit unik seperti dijelaskan berikut ini

8a

Lihat Script

Operator Logika

9

Lihat Script

Operator Relasional

Operator yang tersedia mulai dari >,<, >=, <=, = sampai dengan <>.

10

Lihat Script

Operasi String

Dalam contoh di bawah ini ditunjukkan beberapa operasi dengan string.

11

Lihat Script

Operasi Date dan Time

Berikut ini operasi dengan menggunakan date dan time

12

Lihat Script

Berikut ini cara menampilkan hari dalam satu minggu;

13

Lihat Script

Berikut ini cara menampilkan jam;

14

Lihat Script

Seleksi dengan If

Penggunaan seleksi dalam JavaScript menggunakan beberapa hal berikut ini:

  • Setiap kondisi harus selalu diawali “(“ dan diakhiri
  • Tidak menggunakan kata “then”
  • Jika lebih dari satu statement untuk setiap blok harus diawali dengan dan diakhiri dengan “}”

15

Lihat Script

Seleksi dengan lf..Else

Berikut ini ditunjukkan cara membuat statement if yang akan dilakukan jika kondisi dipenuhi dan akan melakukan blok else jika tidak dipenuhi;

15

Lihat Script

Seleksi dengan Nested If

Berikut ini contoh menggunakan seleksi dengan kombinasi if, akan letapi karena dalam program di bawah ini tidak ada lebih dari satu statement untuk setiap kondisi maka blok “{“ dan “}” tidak digunakan dalam seleksi.

16

Lihat Script

Seleksi dengan Switch

Jika dengan pilihan lebih dari dua, akan lebih mudah jika menggunakan switch. Kelebihan switch, kita dapat mengatur pilihan sehingga pilihan dapat tidak disjoint. Caranya dengan menghilangkan statement break sehingga walaupun kondisi satu pilihan sudah dipenuhi program tetap melacak pilihan berikutnya.

17

Lihat Script

Pages: 1 2

Recommended for you

You must be logged in to post a comment Login

Shares